4. Puasa, perbedaannya, (1) waktu berbuka kelompok syiah lebih lambat sekitar sepuluh menit dari ahlussunnah, karena mereka beranggapan bahwa terbenamnya matahari baru bisa diyakini dengan hilangnya awan merah. (2) ketika sengaja berada dalam keadaan junub hingga terbitnya fajar, maka puasanya tidak sah. (3) puasa bagi musafir, hukumnya tidak sah. Tetapi ada sebagian ulama syiah yang menggapnya makruh. 5. Haji, menurut syiah itsna asyariyyah, berpakaian ihram tidak dibenarkan adanya. Selain itu, berrcermin, berteduh dalam perjalanan, atau mengendarai kendaraan yang beratap tidak dibenarkan. Kecuali ketika berjalan kaki, maka ia boleh melalui suatu teduhan seperti pohon, atap bangunan, dll. 6. Pernikahan, perbedaan yang paling menonjol adalah nikah mut’ah , yaitu perkawinan dengan batas waktu yang ditetapkan. Syi’ah Itsna Asyariyyah tidak mengakui adanya pembatalan dari Nabi, sehingga mereka tetap membolehkannya sampai ki...